Minggu, 21 Juni 2020

RANGKUMAN SISTEM OPERASI

POKOK BAHASAN 1
Pengenalan Sistem Komputer dan Sistem Operasi Linux

A. SISTEM KOMPUTER
Komputer merupakan alat elektronik yang pada awalnya dirancang untuk aktivitas komputasi. Namun pada saat ini penggunaan komputer telah berkembang mengikuti perkembangan zaman di tambah juga mencakup pada manipulasi, simulasi, animasi, dan komunikasi-informasi.
Sebagaimana layaknya sebuah perangkat elektronik, komputer merupakan sistem Input Proccess and Output, sehingga memerlukan masukan untuk diolah yaitu berupa data dan akan menghasilkan suatu keluaran yaitu informasi.
Secara teknis, kriteria yang dijadikan dasar untuk mengklasifikasikan, antara lain:
✓ arsitektur
✓ kecepatan pemrosesan
✓ besarnya memori
✓ kemampuan penyimpanan
✓ jumlah pengguna
✓ biaya dan ukuran

B. SISTEM OPERASI 
Sistem operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara user dengan perangkat keras komputer. Sistem operasi digunakan untuk mengeksekusi  program user dan memudahkan menyelesaikan permasalahan user. Selain itu dengan adanya sistem operasi membuat sistem komputer nyaman digunakan. Sistem operasi mempunyai tujuan untuk menggunakan perangkat keras komputer secara efisien.

FORMAT INSTRUKSI LINUX 
Instruksi Linux standar mempunyai format sebagai berikut : 
$ NamaInstruksi [pilihan] [argumen] 
Pilihan adalah option yang dimulai dengan tanda – (minus). Argumen dapat kosong, 
satu atau beberapa argument (parameter). 
Contoh :



POKOK BAHASAN 2
Struktur Sistem Operasi Linux

Struktur Linux
Linux tidak jauh beda dengan Unix yang merupakan suatu sistem operasi yang 
terstruktur, menyangkut sistem pada perangkat lunaknya maupun pada perangkat 
keras seperti (terminal, Unit system, consol serta jalur komunikasi)
Adapun struktur Linux yang menyangkut perangkat lunak antara lain :
- Shell
- Utilitas
- Kernel
- Aplikasi

Struktur Shell merupakan interpreter pada system linux. Shell berfungsi sebagai
interface (antar muka) antara user dengan sistem linux. Adapun macam-macam
shell yang terdapat pada sistem linux antara lain :
* korn shell( /bin/ksh)
*Bourne Again Shell ( /bin/bash )
* C Shell ( /bin/csh )

Struktur Utilitas adalah salah satu program yang sengaja disediakan linux untuk
melakukan tugas-tugas tertentu.

Struktur Kernel merupakan bagian paling penting dari suatu sistem linux, memiliki fungsi untuk menampilkan berbagai bentuk fungsi bertingkat rendah dan pengendali  
langsung perangkat keras.

Struktur Aplikasi adalah salah satu program yang dibuat oleh pemakai untuk 
memenuhi kebutuhan sendiri.

Sistem file pada Linux menyerupai pepohonan (tree), yaitu dimulai dari root, kemudian direktori dan sub dirrektori. Sistem file pada Linux diatur secara hirarkhikal, yaitu dimulai dari root dengan symbol “/”
Kita dapat menciptakan File dan Direktori mulai dari root ke bawah. Direktori adalah file khusus, yang berisi nama file dan INODE (pointer yang menunjuk ke data / isi file tersebut). Secara logika, Direktori dapat berisi File dan Direktori lagi (disebut juga Subdirektori).



POKOK BAHASAN 3
Manajemen I/O & Manajemen Memori

A. Manajemen I/O
INPUT => PROSES => OUTPUT
Instruksi (command) yang diberikan pada Linux melalui Shell disebut sebagai eksekusi program yang sela njutnya disebut proses. Setiap kali  instruksi diberikan, maka Linux kernel akan menciptakan sebuah proses  
dengan memberikan nomor PID (Process Identity). Proses dalam Linux selalu
membutuhkan Input dan menghasilkan suatu Output. Dalam konteks Linux input/o utput adalah : 
• Keyboard (input)
• Layar (output)
• Files
• Struktur data kernel
• Peralatan I/O lainnya (misalnya Network)

B. Manajemen Memori
Linux mengimplementasikan sistem virtual memory demand-paged. Proses mempunyai besar memory virtual yang besar (4 gigabyte). Pada virtual memory dilakukan transfer page antara disk dan memory fisik. Jika tidak terdapat cukup memory fisik, kernel melakukan swapping beberapa page lama ke disk. Disk drive adalah perangkat mekanik yang membaca dan menulis ke disk yang lebih lambat dibandingkan mengakses memory fisik. Jika memory total page lebih dari memory fisik yang tersedia, kernel lebih banyak melakukan swapping dibandingkan eksekusi kode program, sehingga terjadi thrashing dan mengurangi utilitas.Jika memory fisik ekstra tidak digunakan, kernel meletakkan kode program sebagai disk buffer cache. Disk buffer menyimpan data disk yang diakses di memory, jika data yang sama 
dibutuhkan lagi dapat dengan cepat diambil dari cache.



POKOK BAHASAN IV
Proses Thread Dan Thread

KONSEP PROSES DI LINUX
Setiap kali intruksi diberikan pada linux sell, maka kernel akan menciptakan sebuah proses id. Proses ini disebut juga dengan terminology Unix: sebagai sebuah Job. Proses id (PID) di mulai dari 0, yaitu proses “INK”, kemudian diikuti oleh proses berikutnya (terdaftar pada /etc/inittab).

Beberapa tipe proses:
· Foreground
Proses yang didapatkan oleh pemakai langsung pada terminal (interaktif dialog).
· Batch
Proses yng dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial (satu persatu)
Prose Batch tidak diasosiasikan (berinteraksi) dengan terminal.
· Daemon
Proses yang menunggu permintaan (request) dari proses lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaaan tersebut. Bila tidak ada request, maka program ini akan berada dalam kondisu “idle” dan tidak menggunakan waktu hitung CPU. Umumnya nama proses daemon di UNIX berakhiran d, misalnya inetd, named, popd dll.



POKOK BAHASAN V
Manajemen File Dan Disk

A. Manajemen File
File merupakan kumpulan data atau informasi yang saling berhubungan. Sistem operasi Linux mempunyai manajemen file berbentuk seperti piramida. Membentuk tingkatan struktur file seperti pohon silsilah keluarga. Struktur ini memudahkan pengguna linux untuk mengelola berbagai file.
Sistem file pada linux dimulai dari root yang ditandai dengan symbol “ / ”. Kemudian direktori dan subdirektori. Kita dapat membuat file mulai dari root kebawah. Pada umumnya terdapat dua macam file yang berbeda. Pertama merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan data. Sebagian besar file merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan berbagai jenis data. Sedangkan jenis file yang kedua ialah file direktori yang berguna untuk menyimpan dan menghimpun berbagai file-file. 

B. Manajemen Disk
Manajemen disk merupakan adalah sarana penyimpanan yang berfungsi untuk menyimpan data, file dan informasi secara permanen dalam suatu system computer. Media disk berada satu tingkat dibawah memori utama dalam hirarki memori. Media disk berbeda sekali dengan memori utama computer karena tidak mempunyai hubungan langsung dengan prosesor computer. Linux mensupport berbagai file system diantaranya adalah:
1. Ext2
2. Ext3
3. Ext4



POKOK BAHASAN VI
Sistem Operasi Tersebar

DEFINISI SISTEM OPERASI TERSEBAR
Sistem operasi tersebar adalah sebuah sistem yang komponennya berada pada jaringan komputer. Komponen tersebut saling berinteraksi dan melakukan komunikasi/koordinasi hanya dengan pengiriman pesan. Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi sistem operasi tersebar, dimana sekumpulan komputer dan prosesor yang terhubung dalam satu jaringan. Koleksi-koleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara bersama-sama untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan hasil secara lebih, terutama dalam:

$ File system
$ Name space
$ Waktu pengolahan
$ Keamanan Akses ke seluruh resources,



Visit here :
- umsida.ac.id  
- fst.umsida.ac.id


Kamis, 18 Juni 2020

RANGKUMAN JARINGAN KOMPUTER

Rangkuman Jaringan Komputer
Hotspot Dan DHCP


Muhammad Dandy Rifansyah
181080200146
Kelompok 6

HOTSPOT
Hotspot adalah cara untuk mengotorisasi pengguna untuk mengakses beberapa sumber daya jaringan, tetapi tidak menyediakan enkripsi lalu lintas. Untuk login pengguna dapat menggunakan hamper semua browser web (HTTP atau protocol HTTPS), sehingga mereka tidak diharuskan untuk menginstal software tambahan. Gateway akuntansi uptime dan jumlah lalu lintas setiap klien telah menggunakan dan juga dapat mengirimkan informasi ini ke server RADIUS. Sistem Hotspot mungkin membatasi bitrate setiap pengguan tertentu, jumlah lalu lintas, uptime dan beberapa parameter lain yang disebutkan lebih lanjut dalam dokumen ini.
System Hotspot ditargetkan untuk menyediakan otentikasi dalam jaringan local (untuk pengguna jaringan local untuk mengakses Internet), tetapi mungkin juga akan digunakan untuk mengotorisasi akses dari jaringan luar untuk mengakses sumber daya local (seperti gateway otentikasi untuk dunia luar untuk mengakses jaringan Anda). Hal ini dimungkinkan untuk memungkinkan pengguna untuk mengakses beberapa halaman web tanpa otentikasi menggunakan fitur Walled Garden.




DHCP
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)diperlukan untuk distribusi mudah alamat IP dalam jaringan. The Mikrotik RouterOS implementasi termasuk server dan client bagian dan kompatibel dengan RFC 2131.

QUEUE
Antrian digunakan untuk membatasi dan memprioritaskan lalu lintas :
a.       Data rate limit untuk alamat IP tertentu, subnet, protocol, port dan parameter lainnya
b.      Membatasi lalu lntas peer-to-peer
c.       Memprioritaskan beberapa paket aliran atas orang lain
d.      Mengkonfigurasi semburan lalu lintas untk browsing web lebih cepat
e.       Menerapkan batasan yang berbeda berdasarkan waktu
f.       Saham yang tersedia lalu lintas antara penguna yang sama, atau tergantung pada beban saluran

Implementasi antrian di Mikrotik RouterOS didasarkan pada Hierarchical Token Bucket (HTB). HTB memungkinkan untuk membuat struktur hirarkis antrian dan menentukan hubungan antara antrian.

Di RouterOS, struktur hirarkis dapat dipasang pada 4 empat yang berbeda :
a.       Global in : mewakili semua interface masukan secara umum (antrian Ingress). Antrian melekat keglobal –in berlaku untuk lalu lintas yang diteriam oleh router sebelum paket filtering
b.      Global out : mewakili semua output interface pada umumnya (antrian egres).
c.       Global total : mewakili semua input dan output interface bersama-sama (dengan kata lain itu adalah agregasi global –in dan global –out). Digunakan dalam kasus ketika pelanggan memiliki batas tunggal untk kedua, upload dan download.
d.      Interface name : merupakan satu antarmuka keluar tertent. Hanya lalu lintas yang ditunjuk untuk pergi keluar melalui interface ini akan melewati antrian HTB ini.
Ada dua cara yang berbeda cara mengkonfigurasi antrian di RouterOS :
1.      Queue menu sederhana – dirancang untuk memudahkan konfigurasi sederhana, tugas sehari-hari antrian (sepert klien tunggal upload / download pembatasan, pembatasan lalu lintas P2P, dll)
2.      Antrian pohon menu – untuk melaksanakan tugas antrian canggi (seperti kebijakan prioritas global, kelompok pengguna keterbatasan). Membutuhkan arus paket ditandai dari / ip firewall mangle fasilitas.

Cara Konfigurasi Hotspot
1.  Konfigurasi dasar Hotspot mikrotik sebagai Gateway Server. Masuk ke IP > Hotspot. Klik Hotspot Setup untuk setting hotspot.

2.      Masukkan interface yang akan di jadikan Hotspot.

3.  Secara otomatis IP interface yang kita pilih untuk dijadikan hotspot akan diberi IP 192.168.2.1/24.

Selanjutnya keluar tampilan ip pool atau jumlah IP yang bisa digunkan oleh hotspot client.
 Untuk sertifikat pilih none
Untuk SMPT biarkan saja, selanjutnya klik NEXT
Kemudian DNS servernya anda isikan sesuaikan dengan DNS Provider anda
Untuk DNS name boleh diisi nama dan nim misal brian160.com

Kemudian isikan user dan password, (password boleh dikosongi)

Konfigurasi hotspot telah selesai

Tes Hotspot dengan mengunjungi alamat web dengan browser

Konfigurasi DHCP
1.      Masuk ke IP > DHCP Server
2.      Klik DHCP Setup
3.      Pilih interface yang akan diberi IP DHCP
4.      Selanjutnya ikuti perintah sampai setting DHCP Complete